Traveling adalah kegiatan yang dianggap mampu memberikan efek relaksasi yang menyegarkan. Karena itu, tidak mengherankan bila banyak orang berkompetisi sesegera mungkin melakukan perjalanan dan menikmati.
Kamu tahu? Yang bepergian, selain menyenangkan, juga bisa memberi efek positif lainnya dalam skala luas. Seperti dalam makalah yang ditulis oleh Roger Dow, Presiden dan CEO Asosiasi Perjalanan Amerika Serikat, yang berjudul "Efek Perjalanan: Panggilan untuk Memimpin, Jalan untuk Melakukannya," setidaknya ada 6 hal yang membuat perjalanan menjadi penting dan memiliki banyak manfaat. ,
1. Meredakan stres
Selain jurnal-jurnal ini, beberapa penelitian selama 30 tahun terakhir telah menunjukkan hasil yang konsisten bahwa orang akan merasa lebih baik dan lebih mampu mengatasi stres setelah bepergian. Contoh penelitian 2011 terhadap 3.500 pelancong menunjukkan manfaat luar biasa yang mereka rasakan dari semakin bahagia dengan perjalanan yang sering.Udara segar, pepohonan rindang, air mendidih, ombak pantai, matahari / terbenam dan semua lingkungan baru yang kita temukan saat kita bepergian tidak menutup kemungkinan memberi kepuasan dan ketenangan. Adanya udara segar bisa memasok oksigen baru ke dalam tubuh kita. Selain bentang alam, pemandangan yang indah juga bisa menjadi moodbooster yang bisa membangkitkan kehidupan yang lebih hidup.
2. Kurangi resiko penyakit
Dow menulis bahwa selain stres, ia juga mampu mengurangi risiko serangan penyakit seperti jantung dan stroke. Dalam sebuah penelitian terhadap lebih dari 12.000 pria yang memiliki risiko tinggi terkena penyakit jantung, ditemukan bahwa orang yang bepergian lebih berisiko terkena penyakit jantung dan stroke. Selain itu, majalah tersebut juga menyebutkan bahwa perjalanan dapat mengurangi risiko penyakit jantung koroner.3. Membangun dan memperkuat ikatan persaudaraan.
Selain manfaat kesehatan, traveling juga bermanfaat untuk meningkatkan hubungan sosial dengan orang lain, terutama dengan keluarga.Di koran tersebut, Dow menyebutkan bahwa bepergian dengan keluarga dapat memperbaiki hubungan keluarga, mengembangkan komunikasi keluarga dan meningkatkan kohesi keluarga.
Secara umum, banyak orang enggan bepergian dengan keluarga mereka, terutama remaja. Namun, menurut penelitian, ditemukan bahwa lebih dari setengah remaja yang masuk dalam survei merasakan kekuatan dan kedekatan yang dibangun di keluarga setelah bepergian dengan keluarga. Selain itu, 93% remaja yang menggambarkan bepergian dengan keluarga merupakan kesempatan untuk menghabiskan waktu berkualitas bersama orang tua mereka.
4. belajar abadi
Manfaat bepergian dalam dimensi yang lebih luas dan menarik adalah traveling juga berperan dalam proses pematangan setiap individu. Dalam perjalanan panjang, kita sering diminta untuk bisa membuat keputusan dengan tepat dan cepat. Inilah yang membuat perjalanan alat pendidikan untuk pengembangan diri karena pembelajaran yang berharga adalah pengalaman itu sendiri.Dow menjelaskan bahwa bepergian atau bepergian dan keluar dari rutinitas sehari-hari, tidak peduli bagaimana perjalanan kita, perjalanan memiliki kekuatan untuk memberi kita perspektif baru dan segar tentang apa yang telah kita ketahui sebelumnya, yaitu diri kita sendiri. Inti dari perjalanan ini adalah kita bisa mengenali siapa diri kita sebenarnya.