Kamis, 14 September 2017

Apakah Cuci Vagina Setelah Melakukan Hubungan Sex Bisa Mencegah Kehamilan?

Cuci Vagina Setelah Melakukan Hubungan Sex
Apakah Cuci Vagina Setelah Melakukan Hubungan Bisa Mencegah Kehamilan? - Beberapa wanita yang berpikir bahwa jika mereka segera mencuci atau membilas vagina setelah berhubungan seks bisa mencegah kehamilan. Hmmm ... mitos atau fakta, ya? pertimbangkan penjelasan berikut

Mencuci vagina setelah bercinta, apa efeknya?

Perlu diingat saat mencuci alat kelamin, kita hanya mencuci di bagian luar vagina seperti bibir luar, bibir bagian dalam dan sekitar anus. Bukan ke bagian dalam vagina. Lubang menuju serviks sangat kecil. Karena itu, sulit air masuk ke serviks. Tapi sperma tidak sulit menembus serviks karena sperma sangat kecil mikroskopik.

Mencuci vagina dengan air, atau kencing setelah bercinta, tidak akan bisa mencegah atau menghentikan sperma di sel telur setelah penetrasi. Mencuci vagina dilakukan hanya untuk membersihkan sperma semen setelah seks, bukan sebagai cara mencegah kehamilan.

Sperma adalah perenang yang sangat baik. Saat Anda masuk ke kamar mandi setelah bercinta untuk mencuci vagina, Anda tidak bisa mengalahkan gerakan spermatozoa ke sel telur. Namun, mencuci vagina setelah berhubungan seks dengan air atau mandi bukanlah cara untuk mencegah kehamilan yang efektif.

Jadi bagaimana cara mencegah kehamilan setelah berhubungan seks?

Cara terbaik untuk mencegah risiko kehamilan yang tidak diinginkan antara wanita dan pria yang aktif secara seksual adalah dengan menggunakan alat kontrasepsi kontrasepsi yang memadai dan konsisten. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan.

1. Kondom

Jenis kontrasepsi ini yang paling populer jadi yang paling banyak digunakan. Kondom terbuat dari karet elastis yang dipasang pada penis untuk mencegah sperma memasuki vagina.

Kondom khusus wanita juga bisa digunakan pada wanita dengan memasukkan kondom ke dalam lubang vagina delapan jam sebelum melakukan hubungan intim. Tapi ini jarang digunakan karena wanita yang menggunakan kondom mengatakan mereka merasa tidak nyaman di vagina.

2. Pil KB

KB juga biasa digunakan sebagai upaya mencegah kehamilan. Diambil setiap hari, penggunaan kontrasepsi adalah 99% efektif dalam mencegah kehamilan bila digunakan dengan tepat sesuai dengan pedoman yang ada.

Ada dua jenis pil KB: kombinasi pil dan pil mini. Kombinasi pil kerja dengan menggabungkan hormon estrogen dan progestin untuk mencegah ovulasi (mengarah ke kehamilan). Dalam penggunaan jenis kombinasi pil kontrasepsi, ketepatan yang dibutuhkan dalam penggunaannya. Sedangkan pil mini digunakan untuk wanita yang sensitif terhadap estrogen, karena pil ini hanya mengandung hormon progestin yang diminum sekali sehari.

3. Metode kontrasepsi hormonal

Penggunaan kontrasepsi hormonal mencakup penggunaan tambalan, implan, cincin vagina dan alat suntik. Metode ini 91% - 99,95% efektif bila dilakukan sesuai instruksi dokter.

4. Perangkat Intrauterine (IUD)

Seorang dokter akan memasukkan perangkat berbentuk T kecil (spiral) ke dalam rahim wanita tersebut. Ada dua jenis: tembaga dan hormonal (progestin). Alat ini untuk mencegah sperma dari pemenuhan telur. Alat ini lebih efektif dari 99% bila digunakan dengan benar.

5. Pembatas vagina

Beberapa produk kontrasepsi dibuat untuk membatasi antara sprema dengan rahim. Selain penggunaan kondom, beberapa metode yang bisa digunakan adalah kontrasepsi spons, diafragma dan tutup serviks.

6. Sterilisasi

Beberapa prosedur pembedahan bisa dilakukan untuk mencegah kehamilan. Wanita dapat melakukan ligasi tuba (tubektomi), yaitu potongan dan penyatuan tuba falopi, sehingga ovum tidak keluar dari ovarium. Selain itu, wanita juga mungkin memiliki histerektomi atau pengangkatan rahim. Sementara pria mungkin melakukan vasektomi itu adalah operasi untuk mencegah sperma bercampur dengan air mani saat melakukan ejakulasi. Implantasi Tubal, Histerektomi dan Vasektomi adalah metode permanen untuk mencegah kehamilan.

7. Spermisida

Spermisida berupa busa atau gel yang bisa membunuh spermatozoa. Wanita bisa mengaplikasikannya langsung ke dalam vagina.

Jangan lupa baca juga : Sunat Pekanbaru

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menurut penelitian, Traveling memberikan 6 manfaat nyata bagi Kehidupa

Menurut penelitian, Traveling  memberikan 6 manfaat nyata bagi Kehidupa - akhir-akhir ini, aktivitas perjalanan semakin berkembang seiring ...