Kamis, 14 September 2017

Diet Paleo Sebenarnya Aman dan Baik Bagi Kesehatan Atau Tidak?

Diet
Diet Paleo Sebenarnya Aman dan Baik Bagi Kesehatan Atau Tidak? - Diet Paleolitik, bermain dikenal sebagai diet paleo, manfaatkan pola makan seperti nenek moyang manusia di zaman prasejarah adalah wajah yang efektif dan baik untuk kesehatan tubuh. Pilihan makanan pada diet unik ini terikat pada apa saja yang bisa diburu, dipancing, atau lebih pada waktu prasejarah. Seperti daging, ikan, dan sayuran.

Teori dasar dari Paleo diet yaitu peningkatan angka kejadian penyakit pada masyarakat sekarang yang disebabkan oleh revolusi pertanian, yang menambahkan produk olahan seperti mentega dan susu serta bahia-bahan kimia seperti pengawet dan pemanis buatan ke dalam pola makan sehingga menyebabkan penyakit dan penyakit kronis. , mulai dari obesitas hingga alergen. Namun, apakah diet paleo cinta untuk kesehatan manusia modern?

Yang boleh dan tidak bisa dimakan

Diet ini oven agar kita kembali ke makanan dari daging dan sayuran seperti masa lalu. Secara spesifik, diet mendorong Anda untuk mendasarkan pola makan kita pada pilihan makanan seperti di bawah ini.

  • Daging
  • Ikan atau makanan laut lainnya
  • Produk hewani (telur dan madu)
  • Sayuran dan buah-buahan
  • Kacang-kacangan
  • Sumber lemak tambahan (minyak zaitun, minyak kelapa, dan alpukat)
  • Lalu, diet ini sangat Anda inginkan untuk menghindari makanan berkarbohidrat tinggi seperti sereal, gandum, nasi, kentang, makanan olahan, dan produk susu, garam, dan minyak olahan.

Bolehkah mengurangi konsumsi karbohidrat, biji-bijian dan susu?

Seluruh biji-bijian, buah-buahan, dan sayuran merupakan bahan bakar penting untuk aktivitas otak dan otot. Anda memang perlu untuk mengurangi konsumsi karbohidrat olahan karena bisa ada tambahan bahan yang tidak sehat dan kalori yang lebih tinggi. Namun, jenis karbohidrat.

Konsumsi susu sangat penting untuk tubuh karena merupakan sumber kalsium dan vitamin D yang dibutuhkan untuk tulang. Diet paleo sering mengatakan bahwa susu dapat menyebabkan peradangan, tapi beberapa penelitian menunjukkan sebaliknya. Minum susu secara khusus dapat mengurangi tanda-tanda peradangan.

Sedangkan untuk biji-bijian seperti gandum dan beras, diet paleo mengatakan biji-bijian bisa menyebabkan peradangan dan masalah kesehatan. Hal ini memang bisa terjadi pada orang dengan Penyakit Celiac dan sensitivitas terhadap gluten.

Namun, sebagian ciuman penelitian menunjukkan mengonsumsi biji-bijian sebenarnya dapat meningkatkan kesehatan kita. Intinya, menghilangkan biji-bijian dari pola diet adalah ide yang buruk.

Jadi, apakah diet Paleo itu baik dan sehat?

Beralih dari makanan dan karbohidrat olahan menjadi lebih banyak buah dan sayuran memiliki dampak yang baik bagi tubuh dan dapat membantu mencapai penurunan berat badan. Namun, berat badan tidak akan otomatis turun dengan mengikuti diet ini.

Peneliti di Universitas Melbourne khawatir tentang bahaya diet Paleo, bagu mereka sudah ada kelebihan berat badan dan memiliki gejala pradiabetes atau diabetes.

Mereka melakukan percobaan pada tikus dengan membandingkan dua kelompok, yaitu satu kelompok diberi diet dengan komposisi tinggi lemak rendah (mirip dengan aturan diet Paleo) dan satu lagi dengan komposisi normal.

Penelitian tersebut menyatakan bahwa kelompok dengan komposisi makanan tinggi lemak rendah, kadar insulin, dan intoleransi glukosa setelah delapan minggu. Peningkatan berat badan yang terjadi sebesar 15 persen dan massa lemak meningkat dua kali lipat lipat. Hal tersebut dapat meningkatkan risiko hipertensi, penyakit sendi, diabetes, kecemasan, dan depresi.

Paleo diet mungkin punya potensi baik buat tubuh, tapi ada kekurangan vitamin dan vitamin D. penting untuk merawat kesehatan tulang. Pola makan paleo memainkan asupan lemak jenuh jauh di atas tingkat yang dianjurkan sehingga dapat meningkatkan risiko penyakit ginjal dan penyakit jantung.

Apa yang yang dilakukan jika berat badan turun dengan aman?

Daripada yang dimaksud dengan pola diet yang kaku, lebih baik. Meminjam konsep sederhana dari diet Paleo, Anda bisa melakukan hal-hal di bawah ini.

  • Mengonsumsi lebih banyak makanan segar, seperti buah-buahan dan sayuran.
  • Mengurangi asupan makanan olahan.
  • Lebih banyak berolahraga
  • Tidur dan istirahat yang cukup.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Menurut penelitian, Traveling memberikan 6 manfaat nyata bagi Kehidupa

Menurut penelitian, Traveling  memberikan 6 manfaat nyata bagi Kehidupa - akhir-akhir ini, aktivitas perjalanan semakin berkembang seiring ...